TES KEBUGARAN JASMANI PEGAWAI PUSKESMAS HULONTHALANGI

Jumat, 6 November 2026. 15:13
PUSKESMAS HULONTHALANGI

24 kali Berita ini dilihat

thumbnail

Puskesmas Hulonthalangi Gelar Tes Pengukuran Kebugaran Jasmani Pegawai

 

HULONTHALANGI— Puskesmas Hulonthalangi menggelar kegiatan Pengukuran Kebugaran Jasmani yang ditujukan bagi seluruh staf puskesmas. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya deteksi dini kondisi fisik, pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM), serta peningkatan kapasitas kerja tenaga kesehatan.

Wujudkan SDM Kesehatan yang Bugar dan Tangguh

Kepala Puskesmas Hulonthalangi, Ibu Sriyani Husain, S.Si., Apt, menegaskan pentingnya mengetahui tingkat kebugaran setiap individu, terutama para pegawai yang sehari-hari bertugas memberikan pelayan publik di bidang kesehatan.

"Kesehatan dan kebugaran adalah dua hal yang berbeda. Orang yang sehat belum tentu bugar, tetapi orang yang bugar pasti memiliki ketahanan fisik yang baik. Pengukuran kebugaran ini penting agar kita mengetahui kondisi awal ketahanan tubuh, sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik tanpa mengabaikan kondisi fisik diri sendiri," ujar Ibu Sriyani.

Ia mengimbau agar hasil pemeriksaan kebugaran ini dijadikan acuan bagi setiap pegawai untuk rutin melakukan aktivitas fisik yang terukur secara mandiri.

Metode Pemeriksaan dan Penilaian Kebugaran

Penanggung Jawab Program Kesehatan Kerja, Ibu Karlina Hasan, SKM, menjelaskan bahwa kegiatan tes kebugaran ini menggunakan metode standar nasional yang disesuaikan dengan kelompok usia dan kondisi kesehatan peserta.

·         Skrining Kesehatan Awal : Sebelum melakukan tes fisik, peserta menjalani pemeriksaan tekanan darah, denyut nadi istirahat, serta pengisian kuesioner kesiapan aktivitas fisik untuk memastikan tes aman dilakukan.

·         Metode Tes Fisik : Peserta melakukan jalan cepat atau berlari konstan sejauh 1,6 kilometer yang diukur waktu tempuhnya.

·         Penilaian Tingkat Kebugaran: Hasil waktu tempuh dihitung untuk menentukan VO2 Max (kapasitas paru-paru dan jantung) serta dikategorikan ke dalam tingkat kebugaran: Kurang, Cukup, Baik, atau Baik Sekali.

·         Konsultasi & Rekomendasi Latihan: Sesi diakhiri dengan konseling oleh petugas untuk memberikan rekomendasi jenis olahraga dan frekuensi latihan fisik yang sesuai dengan kategori kebugaran masing-masing peserta.

Melalui tes kebugaran jasmani ini, Puskesmas Hulonthalangi berkomitmen untuk terus membina pola hidup sehat dan produktif, baik di internal lingkungan kerja maupun bagi kelompok pekerja di wilayah kerja Puskesmas Hulonthalangi.


Berita Terkait

Pemerintahan

Penilaian Nakes Teladan Semarakkan HKN ke-62

Rabu, 4 November 2026. 14:42
Pemerintahan

VIMORA (Video Monitoring Minum Obat TB)

Selasa, 3 November 2026. 19:53